Dengan Bismillah Bisa LulusKuliah

Dapat melanjutkan hingga Perguruan Tinggi adalah dambaan setiap orang, apalagi bagi penulis yang berasal dari keluarga serba kekurangan. Jika kita memang niat mencari ilmu pasti Alloh akan memberikan jalan . . . . . .

Terus Bekerja Di Usia Senja

Bekerja adalah kewajiban seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, karena bekerja lebih baik dari pada meminta-minta, begitulah apa yang dilakukah Mbah Lasinah di usianya yang sudah senja . . . . . .

Guru Oon Ketemu Murid Bloon

Sungguh aneh, ada guru yang menyuruh muridnya yang baru kelas satu untuk mencari dan menterjemahan hadis di internet . . . . .

Download Soal Listening BahasaInggris

Bahasa inggris adalah bahasa yang tergolong sulit untuk kita, jika teman-teman atau siapa saja yang butuh soal latihan, klik ja disini, semuanya free . . . .

Saat Talak Tak Dapat Terelak

Talak adalah perbuatan yang diperbolehkan, namun sangat dibenci oleh Alloh. Talak dapat terjadi kerena beberapa faktor . . . . .

Friday, May 15, 2015

Ide Dan Pengalaman Pribadi


Werner Heisenberg mengatakan “Ilmu ……… didasarkan pada pengalaman pribadi, atau pada pengalaman orang lain, yang dilaporkan dengan cara yang dapat dipercaya.” Memang tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar karya-karya yang terkenal atau tercipta merupakan pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain, yang selanjutnya diramu menjadi sebuah karya yang menarik.
Anda tentunya tidak asing dengan John Gray, saya buku best seller “Men are from Mars, and Women are from Venus”, buku tersebut merupakan pengalaman pribadi dari John Gray dan istrinya yang bernama Bonnie, saat kelahiran Lauren. Hal ini seperti yang ditulis John Gray dalam pendahuluan bukunya
Dalam hubungan-hubungan saya yang terdahulu, saya bersikap tidak peduli dan tidak menyayangi pada saat-saat sulit, karena saya tidak tahu apa lagi yang harus saya lakukan. Akibatnya, perkawinan pertama saya sulit dan menyakitkan. Peristiwa dengan Bonie mengungkapkan pada saya bagaimana saya dapat mengubah pola ini.
Peristiwa itu mengilhami tujuh tahun penelitian saya dalam menyusun dan memperbaiki wawasan-wawasan mengenai kaum pria dan wanita. Dengan mempelajari secara amat praktis dan dengan istilah-istilah yang jelas mengenai perbedaan kaum pria dan wanita, tiba-tiba saya mulai menyadari bahwa pernikahan bukanlah suatu perjuangan bersyarat. Dengan kesadaran baru mengenai perbedaan-perbedaan ini, Bonnie dan saya dapat memperbaiki komunikasi kami secara dramatis dan kami bisa lebih banyak saling menikmati.
Dengan terus menyendiri dan menjelajah perbedaan-perbedaan kami, kami menemukan cara-cara baru untuk memperbaiki setiap hubungan kami. Kami mempelajarinya dengan cara-cara yang belum pernah diketahui oleh orang tua kami, hingga tak mungkin diajarkan pada kami. Ketika saya mulai membagikan pemahaman-pemahaman ini dengan para klien bimbingan saya, hubungan-hubungan mereka pun jadi diperkaya. Secara harfiah ribuan orang yang telah menghadiri seminar-seminar akhir pekan saya mengalami perubahan dramatis dalam hubungan-hubungan mereka, dalam waktu singkat.
Tujuh tahun kemudian, pribadi-pribadi dan pasangan-pasangan masih melaporkan manfaat-manfaat yang mereka petik. Saya menerima foto-foto pasangan yang berbahagia berikut anak-anak mereka, dengan surat-surat ucapan terima kasih kepada saya karena telah menyelamatkan perkawinan mereka. Sebenarnya cinta merekalah yang menyelamatkan perkawinan itu, tapi tentunya mereka sudah akan bercerai seandainya tidak memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang lawan jenisnya.[1]
Berkat ketelitian dan usahanya yang keras dalam mengolah pengalaman pribadi, John Gray mampu menjadi orang yang terkenal dan menjadi ahli dalam bidang hubungan pria dan wanita. Kita semua juga mampu melakukan hal yang sama, kita mampu menjadi orang yang berguna bagi orang lain.
Sedikit cerita, seperti yang telah saya katakan di depan, bahwa sebagian besar karya yang tercipta merupakan pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain yang telah diolah, seperti “Broken Wings” karya Kahlil Gibran, yang sempat mendapat julukan “The Prophet of Libanon”. Cerita dalam novel tersebut konon merupakan pengalaman pribadi Kahlil Gibran dengan kekasihnya, Salma. Dan perlu anda ketahui, buku yang sedang anda baca ini juga merupakan pengalaman pribadi dari saya. Pengalaman ini berasal dari masa kecil saya hingga dewasa. Pengalaman waktu sekolah dan kuliah, pengalaman waktu diajar maupun saat mengajar, dan juga waktu di lingkungan masyarakat. Semua saya gabung dengan ilmu pengetahuan yang ada sekarang ini, sehingga tersusunlah buku sederhana ini.
Bukan masalah kita punya pengalaman yang baik atau buruk, semua bisa mendatangkan manfaat bagi kita maupun orang lain. Pengalaman yang baik bisa membuat hidup orang lebih mudah, sedangkan yang buruk bisa dijadikan pelajaran bagi orang lain agar tidak melakukan hal yang sama. kita adalah manusia biasa, kita tidak mungkin bisa sempurna, namun kita bisa mengisi kekurangan diri kita dengan pengalaman orang lain. Jangan takut untuk berbagi pengalaman, karena siapa tahu, pengalaman yang kita anggap biasa merupakan hal yang berharga bagi orang lain. Buang semua keraguan dan ekspresikan segala pengalaman anda dalam bentuk yang anda suka.
Sumber Referensi
John Gray. Men are from Mars, Women are fro Venus. Jakaa: Gramedia. 2007
http://www.gramediapustakautama.com/uploads/dirimg_buku/re_buku_picture_75784.jpg


[1] John Gray. Men are from Mars, Women are fro Venus. Jakaa: Gramedia. 2007. hal XV

Fenomena Legging Dan Jeans



Dalam kehidupan sehari-hari, dengan gampang dapat kita jumpai diberbagai tempat dari Mall, swalayan, tempat makan hingga pasar trasional, remaja berjilbab dengan baju atau kaos ketat dengan balutan legging dan jeans, yang menjadikan bagian tubuh tertentu mereka terlihat menonjol.
Jeans dan legging merupakan pakaian yang berasal dari barat, oleh karena itu kaum muslimah sebaiknya tidak meniru perbuatan tersebut karena kedua pakaian tersebut dapat memperlihat lekukan tubuhnya. Bahkan legging dapat memperlihatkan setiap senti dari bentuk tubuh seorang wanita. Pada saat menulis buku ini legging sangat trend dikalangan remaja putri, jika dulu legging hanya diproduksi dengan warna tertentu, sekarang ini legging jauh lebih bervariasi, ada yang motif bunga, batik, bahkan ada yang bermotif seorang artis. Beberapa waktu yang lalu, dalam tayangan televisi juga ada produk baru yaitu, lejeans. Lejeans merupakan gabungan dari legging dan jeans. Produk ini diklaim dapat menghilangkan selulit dan memperlihatkan keindahan tubuh seorang wanita.
Seorang seorang muslimah, kita dilarang untuk meniru-niru perbuatan yang bukan berasal dari  ajaran islam, karena hal tersebut menyelisihi apa yang telah diperintahkan oleh Rasululloh shallallohu ‘alaihi wa sallam seperti yang terdapat dalam sabda berikut
عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
Dari Ibnu Umar, dia berkata: Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barang siapa yang meniru suatu kaum maka dia termasuk bagian dari mereka. " (HR. Abu Daud, Hasan Shahih menurut Al-Albani)
Syeikh Muhammad bin Shalih Utsaimin rahimahulloh berkata “Tasyabbuh dengan orang-orang kafir terjadi dalam hal penampilan pakaian, tempat makan, dan sebagainya karena ia adalah kalimat yang bersifat umum . . . . .[1]
Disadari atau tidak, sedikit demi sedikit sebagian umat islam telah mengikuti kebiasaan orang non islam, baik berupa cara berbicara, cara makan, maupun cara berpakaian, yang kenyataannya sangat jauh berbeda dengan yang telah diajarkan oleh Rasululloh dan cenderung berlawanan, bahkan dengan bangga sebagian menirunya walaupun sangat menyalahi dengan yang telah ditentukan
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَتَتْبَعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ شِبْرًا شِبْرًا وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ ضَبٍّ تَبِعْتُمُوهُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sungguh, engkau akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kalian, sehasta demi sehasta, sejengkal demi sejengkal, hingga kalaulah mereka masuk liang biawak, niscaya kalian mengikuti mereka." Kami bertanya, "Wahai Rasulullah, Yahudi dan nasranikah?" Nabi menjawab: "Siapa lagi kalau bukan mereka?" (HR. Bukhari)
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِي جُحْرِ ضَبٍّ لَاتَّبَعْتُمُوهُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ.
Dari Abu Said Al Khudri radhiyallohu ‘anhu, dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda, 'Kelak kalian akan mengikuti ajaran orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, hingga seandainya mereka masuk ke dalam liang biawak pun kalian pasti akan mengikuti mereka.' Kami, para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, apakah yang kami ikuti itu adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Siapa lagi kalau bukan mereka?" (HR. Muslim)
Berpakaian dengan memakai celana merupakan seuatu hal yang dilarang dalam agama islam, karena hal tersebut sama hal dengan menyerupai seorang laki-laki, dan menyerupai laki-laki akan mendapatkan laknat Alloh dan juga Rasululloh
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنْ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَلَعَنَ الْمُتَشَبِّهَاتِ مِنْ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ
Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi shallallohu ‘alaihi`wa sallam melaknat para lelaki yang menyerupai perempuan, dan melaknat para perempuan yang menyerupai lelaki. (HR. Ibnu Majjah, Shahih menurut Al-Albani)
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنْ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنْ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ تَابَعَهُ عَمْرٌو أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ
Dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma dia berkata; "Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang meyerupai laki-laki. (HR. Bukhari)
Dalam Shahih Fiqh Sunnah, Syaikh Abu Malik mengatakan bahwa patokan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang saling tasyabbuh antar yang satu dan yang lainnya bukan hanya karena apa yang dipilih, disukai dan dijadikan kebiasaan wanita dan pria. Namun hal ini juga berdasarkan pada maslahat pria maupun wanita. Yang maslahat bagi wanita adalah yang sesuai dengan yang diperintahkan yaitu wanita diperintahkan, yaitu untuk menutupi diri tanpa boleh menampakkan perhiasan dirinya. Jadi dalam larangan berpakaian pada wanita ada dua tujuan, yaitu membedakan antara pria dan wanita, dan juga menutupi diri wanita secara sempurna. Dan kedua tujuan ini harus tercapai.
Memakai celana panjang merupakan sebuah musibah yang menimpa kaum muslimah saat ini. Tanpa berpikir panjang dan mencari tahu boleh tidaknya mereka langsung mencomotnya, sungguh pemanfaatan harta yang sia-sia. Seorang wanita boleh memakai celana, namun celana tersebut dengan balutan pakaian luar, dengan kata lain diluar celana tersebut ada rok atau yang sejenisnya yang menutupinya. Celana tersebut digunakan untuk melindungi bagian tubuh tertentu jika rok tersebut terbuka secara tidak sengaja, dengan begitu akan melindungi si wanita tersebut.
Pemakaian celana panjang pun juga harus diperhatikan, memang sebelumnya sudah dikatakan bahwa boleh memakai celana asal ada rok atau sejenisnya yang menutupinya, atau yang menjadi pakaian luar dari celana tersebut. Jika memakai celana panjang atau legging, maka pakaian luarnya juga harus tebal, tidak tipis dan transparan karena percuma saja jika memakai rok dan celana panjang jika pakaian luarnya tipis, karena bentuk aslinya tetap terlihat oleh orang lain.

Sumber Referensi
Abdul Qadir Al-Talidi. 2004. Cewek Modis : Menebar Gaya Menuai Prahara. Yogyakarta : Diva Press
Abi Lathif dan Ahyraf Qodh. 2005. Meredam Gejolak Syahwat. Solo : Pustaka Arafah
Abi Muhammad Asyraf Bin Abdul Maqshud. 2008. Fatwa Perhiasan Wanita. Jakarta : Embun Publishing
Abi Muhammad Asyraf bin Abdul Maqshud. 2008. Fatwa Perhiasan Wanita. Jakarta : Embun Publishing
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. 2008. Dosa Malapetaka Terbesar : Kelemahan, Kemalasan, Kelalaian, Kerugian dan Penyesalan. Bandung : Pustaka Hidayah
Ibrahim Muhammad Al-Jamal. 1999. Fiqih Muslimah. Jakarta : Pustaka Amani
M. Ilham Maqzuq. 2005. Remaja Islam Berbaju Yahudi. Bandung : Mujahid Press
M. Quraish Shihab. 2004. Jilbab, Pakaian Wanita Muslimah : Pandangan Ulama Masa Lalu & Cendekiawan Kontemporer. Jakarta : Lentera Hati
Salim A. Fillah. 2003. Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan. Yogyakarta : Pro Umedia
Umar Sulaiman Al-Asyqar. 2006. Fikih Niat Dalam Ibadah. Jakarta : Gema Insani Press
http://i00.i.aliimg.com/wsphoto/v0/732330458/Free-Shipping-2013-New-Arrival-candy-multicolour-leggings-jeans-elastic-pencil-legging-Jeans-9Colors-Free-Size.jpg


[1] Majalah Elfata Edisi 01 Volume 11 2011

Saat Ranjang Tak Lagi Bergoyang



Salah satu kenikmatan dari sebuah rumah tangga adalah berhubungan badan. Hubungan badan merupakan sekian dari tujuan sebuah pernikahan. hubungan badan dianggap salah satu cara untuk menyampaikan rasa cinta dan sebagai sarana untuk menyalurkan hasrat manusia. Kendati hubungan badan adalah salah satu kenikmatan, namun adakalanya seseorang mengalami gangguan dalam menjalankan tugasnya. Hal ini ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang menjadi jarang berhubungan badan, antara lain

Fisik
Pertama, penyakit. Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan gairah seks seseorang berkurang, dan bahkan tidak mampu untuk melakukan hubungan bada, misalnya impotensi, vrigiditas, penyakit jantung, kanker, gangguan hormon, diabetes dan lain-lain.
Kedua, kelelahan. Untuk melakukan hubungan badan dibutuhkan tenaga yang cukup banyak dan kondisi badan yang fit. Ketika seseorang sedang sakit atau kelelahan, niscaya seorang suami akan kesulitan untuk melakukan hubungan badan. Jangankan untuk berhubungan badan, kemungkinan ereksi pun agak sulit karena kelelahan yang dikarenakan banyak kerjaan.
Ketiga, pengaruh obat-obatan. Dalam beberapa kasus, produk obat-obatan tertentu yang dimaksudkan untuk mengatasi suatu masalah, namun justru menyebabkan masalah yang lainnya. Dan diluar sana, ada banyak obat yang dapat mempengaruhi keidupan seksual seseorang, misalnya obat penenang, obat anti depresi, obat maag, pil kontrasepsi orang dan lain-lainnya.
Keempat, penuaan. Ketika kondisi seseorang mulai memasuki fase manula, kondisi kekuatan tubuh sudah berkurang, tidak sesehat ketika masih muda dulu. Begitu juga dengan kekuatan untuk melakukan hubungan badan. Seperti yang kita ketahui, bahwa untuk melakukan hubungan dibutuhkan tenaga yang tidak sedikit, bahkan berhubungan badan setara dengan mengelilingi lapangan sepak bola sebanyak 3x, bisa dibayangkan berapa banyak tenaga yang dikeluarkan dalam berhubungan badan.

Emosional
Pertama, amarah. Amarah dan cinta merupakan dua buah yang sangat berbeda. Cinta identik dengan perhatian dan amarah identik dengan pertengkaran. Saat amarah keluar, cintalah yang sirna untuk sementara, dan ketika cinta sirna maka tidak mungkin gairah akan merekah. Hal ini menyebabkan tidak terjadi hubungan badan untuk sementara, dan mungkin akan berlanjut sampai beberapa minggu.
Kedua, cinta yang sudah sirna. Cinta layaknya sebuah tanaman, jika tidak dirawat, tidak dipupuk dan tidak disiram, maka tidak akan tumbuh dengan baik. Jika cinta tidak dijaga dengan baik, lambat laun akan sirna dan dengan sirnanya cinta, hubungan badan juga sulit terjadi karena untuk melakukan cinta harus didukung dengan rasa ketertarikan. Dan hubungan badan tidak mungkin terjadi jika cinta sudah sirna.

Psikologis
Timbulnya rasa kebosanan. Segala sesuatu yang senikmat apapun, jika ditampilkan secara monoton pasti akan merasa bosan. Misalnya anda suka sate, apa yang terjadi jika setiap hari anda disuguhi dengan menu yang sama selama beberapa bulan ? pasti anda akan merasa bosan. Hubungan seks tak jauh beda dengan sebuah makanan, jika hanya itu itu saja ya boring. Oleh karena itu, diperlukan variasi dan suasana baru dalam berhubungan badan agar rasa bosan tersebut dapat terhindari.

Sumber Referensi
Abu Umar Basyir. 2008. Sutra Jingga : Lebih Dari Sekedar Panduan Berhubungan Intim. Solo : Rumah Dzikir.
Abu Umar Basyir. 2008. Sutra Ungu : Panduan Berhubungan Intim Dalam Perspektif Isalm. Solo : Rumah Dzikir.
Achmad Zacky. Tanpa Tahun. Fikih Seksual : Pandangan Islam Tentang Cinta, Seks dan Pernikahan. Tanpa Kota: Jawara.
Elizabeth Kelly. 1997. Mengatasi Gairah Seks Yang Berkurang. Tanpa Kota : Kentindo Publisher.
http://newsmedia.co.id/images/post/2015/04/newsmedia_2ut_wanita_bosan_diranjang.jpg

Tuesday, May 12, 2015

Kegagalan ???

Dalam bukunya yang berjudulkan “How to Turn Failure into Succes”, Harold Sherman mengatakan “There is no life without mistake, defeats and failures. The one secret and the whole secret is to learn to profit from mistakes and failures”. Kehidupan ini akan penuh diiringi oleh berbagai kesalahan, kekalahan, dan kegagalan. Satu-satunya rahasia dari seluruh rahasia adalah belajar menarik keuntungan atau manfaat dari berbagai kesalahan dan kegagalan tersebut.
Dalam bukunya “Failing Forward”, John C. Maxwell juga mengatakan bahwa salah satu persoalan terbesar yang dihadapi seseorang dengan kegagalan adalah mereka terlalu cepat menilai situasi-situasi tersendiri dalam hidupnya dan menganggapnya sebagai suatu kegagalan.
Apa yang kita anggap sebagai suatu kegagalan, sebenarnya adalah bukan, karena kegagalan merupakan awal dari sebuah keberhasilan dan kegagalan adalah awal dari sebuah kesempurnaan. Dengan adanya kegagalan kita dapat mengetahui kesalahan-kesalahan yang telah kita buat, dan kita memperoleh ilmu dari setiap kegagalan.
Saya lebih menyukai orang yang pernah mengalami kegagalan sampai beberapa kali, dari pada orang yang terus mencapai keberhasilan. Kegagalan sangat diperlukan seseorang dalam proses pembentukan kepribadian. Orang yang terus berhasil akan sangat frustasi dan patah semangat jika merasakan kegagalan, lain halnya dengan orang sukses yang pernah mengalami kegagalan, mereka akan jauh lebih tegar.
Kegagalan bukanlah suatu hal yang harus dihindari, sesuatu yang memalukan, sesuatu yang hina, dan tanda ketidaksuksessan. Tidak ada yang disebut dengan kegagalan, yang ada hanya pelajaran, seperti yang dituliskan Dr. C.C. Scott dalam bukunya yang berjudul “Trust Your Life!” (2004)

Pengembangan adalah sebuah proses eksperimentasi
Serangkaian percobaan, kesalahan, dan sesekali waktu kemenangan
Eksperimen yang gagal adalah bagian proses
Yang jumlahnya sebanding dengan eksperimen yang berhasil…
Terkait masalah kegagalan, John C. Maxwell mengatakan ada beberapa kesalahan mendasar menyangkut kegagalan, antara lain…

Pertama, Banyak yang menyangka kegagalan itu dapat dihindarkan, padahal tidak.
Setiap manusia pasti mengalami kegagalan, walaupun cuma sekali dan kita tidak mungkin bisa menghindari. Kegagalan yang kita bahas disini bukan hanya masalah pekerjaan atau prestasi, melainkan semua hal yang kita jalani.
Sebagian besar orang menyangka kita dapat menghindari sebuah kegagalan, namun kenyataannya tidak. Sejak kita kecil hingga dewasa kita sudah mengalami banyak kegagalan, seperti gagal belajar menyetir mobil dan mengendarai motor, oleh karena itu selama kita manusia, maka kita tidak akan luput dari sebuah kegagalan.

Kedua, Banyak yang menyangka kegagalan itu suatu peristiwa, padahal bukan.
Kegagalan bukanlah suatu peristiwa, akan tetapi kegagalan merupakan suatu proses untuk menjadi lebih baik. Dengan kegagalan, kita dapat mengetahui letak kesalahan kita, dan yang lebih penting lagi adalah dengan kegagalan kita dapat mengetahui kelemahan-kelemahan yang ada pada diri kita sendiri. Selain itu, kegagalan juga dapat membentuk kepribadian seseorang. Orang yang sukses yang tidak pernah mengalami kegagalan akan sangat frustasi bila suatu saat mengalami kegagalan, dan sekarang banyak sekali contohnya di lingkungan sekitar.

Ketiga, Orang menyangka kegagalan itu objektif, padahal tidak.
Kegagalan itu tidak bisa dinilai oleh orang lain, melainkan hanya bisa diukur oleh diri sendiri. Misalnya, suatu saat kamu ikut lomba pidato, namun hasilnya tidak seperti yang kamu harapkan, kamu tidak bisa memperoleh juara. Menurut orang lain, hal tersebut merupakan sebuah kegagalan, namun ini belum tentu bagi dirimu sendiri. Jika kamu menganggapnya sebagai kegagalan maka hal tersebut akan menjadi kegagalan. Dan jika berpendapat bukan, maka hal tersebut bukan kegagalan. Jadi, semua tergantung pada cara pandang kamu dalam menghadapi sebuah ketidaksuksesan.

Keempat, Orang menyangka kegagalan itulah musuhnya, padahal bukan.
Herbert V. Brocknow mengatakan bahwa “Orang yang tidak pernah membuat kekeliruan diperintah oleh orang yang membuat kekeliruan” hal ini menunjukkan bahwa kegagalan merupakan sukses yang tertunda. Jika kita bisa berteman dengan kegagalan, mengapa kita harus menganggapnya sebagai musuh yang harus kita hindari.

Kelima, Orang menyangka kegagalan itu tidak mungkin dibalikkan, padahal mungkin.
Maxwell menuliskan sebuah ungkapan kuno di Texas “Tidak menjadi masalah berapa banyak susu yang ditumpahkan, asalkan kamu tidak kehilangan sapinya.” Dengan kata lain, susu yang tumpah bukanlah suatu masalah yang besar selama sapinya masih ada, karena jika sapinya ada kita tetap bisa mendapatkan susu dengan memerah sapi tersebut. Intinya, kesempatan untuk berhasil masih sangat banyak, dan jika mengalami ketidakberuntungan maka janganlah menganggapnya sebagai kegagalan. Belajarlah untuk berpikir positif tentang berbagai hal, karena setiap langkah atau kehidupan yang kita jalani merupakan pengalaman yang sangat berharga.

Keenam, Orang menyangka kegagalan itu suatu tanda yang memalukan, padahal tidak.
Sam Ervin Jr. mengatakan “Kekalahan sama baiknya dengan kemenangan dalam mengusik jiwa sehingga kemuliaannya muncul.” Tuhan telah menciptakan sesuatu di dunia ini secara berpasang-pasangan ada siang dan malam, panas dan dingin, pria dan wanita, dan juga kegagalan dan keberhasilan. Jangan pernah berpikir bahwa kegagalan merupakan hal yang memalukan, karena gagal merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kita semua.

Ketujuh, Orang menyangka kegagalan itu final sifatnya, padahal tidak.
Jika kamu mengalami kegagalan, jangan sampai menganggapnya sebagai akhir dari segalanya. Tidaklah penting apakah kamu gagal atau berhasil, karena yang lebih penting adalah nilainya dan bagaimana kamu menyikapinya dengan bijak dan mengambil pengalaman dari kegagalan tersebut.
Dari bermacam-macam kekeliruan yang ada di atas yang perlu diperhatikan adalah cara pandang kita dalam memandang sebuah kegagalan. Menurut Thomas Edison “Kegagalan sebenarnya hanyalah masalah menipu diri. Orang tidak bekerja keras karena (dalam menipu dirinya itu) mereka membayangkan dirinya sukses tanpa harus berupaya. Kebanyakan orang percaya bahwa suatu hari nanti mereka akan bangun dalam keadaan kaya. Sebenarnya mereka separo benar, karena memang mereka akan bangun namun akan menghadapi realitas yang sebenarnya.

Sumber Referensi
Jack Foster. Baca, Tertawa, Menang. Jogjakarta: BACA!. 2005

Fadlan El-Qosaam. Super Teenager,Yogyakarta : Pro-U Media 

Jangan Sepelekan Pakaian Dalam


Pakaian dalam merupakan salah satu pakaian keseharian. Kendati letaknya tidak terlihat, kita harus memperhatikannya karena kebersihannya harus kita jaga betul agar tidak mengganggu kesehatan kita. Terkait masalah celana dalam ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam memakainya.

Pertama, ukuran pakaian dalam. Ukuran pakaian dalam harus kita perhatikan, jangan sampai kebesaran dan juga jangan sampai kekecilan. Kondisi pakaian dalam yang tidak sesuai dengan postur tubuh kita akan membuat tidak nyaman dan risih. Dan yang lebih penting adalah jangan sampai ukurannya terlalu kecil, seperti yang dilakukan beberapa remaja yang memakai bra dibawah ukuran payudaranya karena untuk menaikkan payudaranya sehingga terlihat lebih seksi. Pakaian dalam yang terlalu kecil akan menimbulkan beberapa masalah bagi kesehatan. Bra yang terlalu kecil akan menyebabkan pembengkakan getah bening pada payudara dan pada ketiak, menyebabkan rasa nyeri, menyebabkan gangguan pada payudara dan leher, menyebabkan kista. Sedangkan celana dalam yang ketat dapat menyebabkan menurunnya produktifitas sperma, menyebabkan kanker testis dan membuat kulit sulit bernafas.

Kedua, kondisi pakaian dalam. Kondisi pakaian dalam tak bisa disepelakan begitu saja, jika memang kondisinya sudah tidak bagus lebih baik segera diganti. Kondisi pakaian dalam yang sudah tidak layak pakai harus segera dibuang, karena pakaian dalam yang sudah jelek dapat mempengaruhi gairah sex. Bayangkan saja jika kita melihat pasangan kita yang pakaian dalamnya sudah usang, tali bra-nya putus sebelah tentu kita akan malas untuk naik keranjang dan enggan untuk bercengkerama diatas tempat tidur.

Ketiga, kebersihan pakaian dalam. Kebersihan badan harus kita jaga betul, dan begit juga dengan pakaian dalam. Pakaian dalam yang tidak bersih dapat menyebabkan pemakainya terkena gangguan kesehatan, misalnya penyakit kulit dan bau yang tidak sedap. Selain itu, pakaian dalam yang tidak bersih juga dapat memicu terjadinya keputihan bagi seorang perempuan. Jika area vital seseorang gampang lembab usahakan untuk sering ganti celana dalam agar daerah vital tersebut tetap sehat. Dan yang lebih penting adalah pakailah pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun sehingga dapat menyerap keringat


Keempat, warna pakaian dalam. Yang tak kalah penting adalah warna pakaian dalam, terutama bagi perempuan. Sedikit banyak, warna pakaian dalam perempuan dapat mempengaruhi gairah sex laki-laki, ada yang suka warna, ungu, biru, pink atau warna lainnya, setiap laki-laki punya selera yang berbeda, sehingga jika ingin membuatnya semakin bergairah, usahakan untuk memakai warna pakaian dalam yang disukainya.

Sumber Gambar
https://s1.bukalapak.com/system/images/2/6/3/6/0/9/1/large/T008043-main-celana_dalam_wanita_menstruasi_motif_bunga.jpg

Wednesday, May 6, 2015

10 Fitrah Yang Mulai Punah

Kebersihan merupakan salah satu hal yang menjadi perhatian agama islam. Dalam beberapa ibadah kebersihan badan, pakaian, dan kebersihan tempat ibadah menjadi salah satu syarat dalam menjalankan atau mengerjakan ibadah. Tak hanya dalam ibadah, dalam hal lain kita juga harus selalu menjaga kebersihan, agar orang lain tidak merasa terganggu dengan kita, dari sinilah dapat dikatakan bahwa kebersihan merupakan suatu hal yang sangat penting.

Lima Atau 10 Fitrah ???
Fitrah adalah sunnah yang lama dan bentuk asli yang harus dikerjakan oleh setiap manusia dalam kehidupannya sehari-hari. Dalam islam fitrah juga disebut sebagai kebersihan, fitrah yang terdapat dalam hadis ada 5 fitrah, seperti yang tercantum dalam hadis berikut ini
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَمْسٌ مِنْ الْفِطْرَةِ الِاسْتِحْدَادُ وَالْخِتَانُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَنَتْفُ الْإِبْطِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ
Dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah Shallallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, "Ada lima hal yang termasuk fitrah: mencukur bulu kemaluan, khitan, mencukur kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku." (Shahih: Ibnu Majah)
Dalam riwayat lain yang berasal dari Aisyah Radhiyallohu ‘Anha disebutkan bahwa ada 10 fitrah, "Rasulullah Shallallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,
عَشْرٌ مِنْ الْفِطْرَةِ قَصُّ الشَّارِبِ وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ وَالسِّوَاكُ وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ وَقَصُّ الْأَظْفَارِ وَغَسْلُ الْبَرَاجِمِ وَنَتْفُ الْإِبِطِ وَحَلْقُ الْعَانَةِ وَانْتِقَاصُ الْمَاءِ. قَالَ زَكَرِيَّاءُ قَالَ مُصْعَبٌ وَنَسِيتُ الْعَاشِرَةَ إِلَّا أَنْ تَكُونَ الْمَضْمَضَةَ. زَادَ قُتَيْبَةُ قَالَ وَكِيعٌ انْتِقَاصُ الْمَاءِ يَعْنِي الِاسْتِنْجَاءَ
'Sepuluh hal yang termasuk fitrah yaitu, mencukur kumis, membersihkan jenggot, bersiwak, menghirup air lewat lubang hidung, memotong kuku, membasuh ruas-ruas jari, mencabut bulu ketiak, mencukur 'Anah (bulu kemaluan), dan menggunakan air (untuk istinja}."'Zakariya berkata,"Kata Mush'ab, ' Saya lupa yang kesepuluh, kalau tak salah adalah berkumur."' Qutaibah menambahkan, menurut Waki', "Menggunakan air maksudnya untuk istinja." (HR. Muslim)
Ada empat hal penting yang dilupakan oleh sebagian besar kaum muslimin, pertama, masalah memotong kuku. Sekarang ini, tidak sedikit orang yang enggan untuk memotong kuku, terutama kaum muda-mudi, mereka dengan sengaja memanjangkan kuku untuk membuatnya lebih modis dimata orang lain dan kadang ada yang sengaja memanjangkan sampai beberapa bulan. Kedua,  mencukur bulu kemaluan. Bagi beberapa orang mencukur bulu kemaluan merupakan suatu hal yang asing, bahkan ada orang yang menganggapnya sebagai hal aneh, hal ini dikarenakan sebagian besar umat muslim jarang mempelajari agama islam secara mendalam, padahal pencukur bulu kemaluan merupakan salah satu ajaran islam yang tercantum dalam beberapa kitab hadits. Ketiga, mencukur kumis dan memanjangkan jenggot. Di dalam hadits disebutkan bahwa mencukur kumis dan memanjangkan jenggot merupakan salah satu sunnah yang diajarkan oleh Rasullullah, seperti yang tercantum dalam hadits berikut ini
عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ أَحْفُوا الشَّوَارِبَ وَأَوْفُوا اللِّحَى
Dari Ibnu Umar radhiyallohu ‘anhu, ia berkata, "Rasulullah Shallallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, 'Berbedalah dengan orang-orang musyrik, cukurlah kumis dan panjangkan jenggot" (HR. Muslim)
Dalam hadits di atas terlihat jelas bahwa sunnahnya mencukur kumis dan memanjangkan jenggot, bukan memanjangkan kumis dan mencukur jenggot. Beberapa orang menganggap bahwa orang yang memanjangkan jenggot dan mencukur kumisnya identik dengan aliran tertentu dan yang lebih ekstrim justru dianggap sebagai teroris, faktor yang memicu pemikiran ini adalah banyaknya teroris yang berpenampilan dengan memanjangkan jenggot dan mencukur kumisnya, serta minimnya ilmu pengetahuan dalam bidang agama.
Keempat, untuk masalah rambut (baik kumis, rambut ketiak dan bulu kemaluan), para ulama berbeda pendapat bagaimana cara untuk memendekkannya, sebagian berpendapat dengan mencabutnya dan sebagian berpendapat dengan mencukurnya. Setiap orang bisa memilih salah satu pendapat yang sesuai dengan pilihannya, sebagian besar orang lebih memilih untuk mencukur dari pada mencabut karena mereka tidak tahan dengan rasa sakit ketika rambutnya dicabut, imam syafi’I pun juga lebih mencukurnya karena tidak tahan rasa sakit.

Berapa Lama Batasnya ???
Dalam islam segala sesuatu telah ditentukan sedemikian rupa, hal ini untuk mewujudkan kehidupan yang teratur. Begitu juga masalah kebersihan, semua telah ditentukan, ada batas waktu dalam menjalankan 10 fitrah, batas maksimalnya adalah 40 hari, seperti hadits di bawah ini
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ وَقَّتَ لَهُمْ فِي كُلِّ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً تَقْلِيمَ الْأَظْفَارِ وَأَخْذَ الشَّارِبِ وَحَلْقَ الْعَانَةِ
Dari Anas bin Malik, dari Nabi Shallallohu ‘Alaihi Wa Sallam bahwa beliau membuat batas waktu bagi mereka dalam setiap empat puluh hari untuk memotong kuku, mencukur kumis, dan mencukur bulu kemaluan. (HR : Ibnu Majah, Shahih menurut Al-Albani)
Batas waktu ini ditentukan agar kebersihan tubuh manusia dapat terjaga dan terhindar dari berbagai penyakit. Namun sayangnya ada banyak umat muslim yang tidak menjalankan sunnah 10 kebersihan, terutama mencukur bulu kemaluan, bahkan tak sedikit orang yang tidak mencukurnya sama sekali sampai seumur hidupnya, padahal batas maksimal untuk tidak memotongnya atau mencukurnya adalah 40 hari.
Untuk batas waktu memotong kuku para ulama berbeda pendapat ( untuk batas maksimalnya tetap 40 hari ), semua tergantung keadaan seseorang. Seseorang yang bekerja dalam ruang lingkup yang bersih atau bekerja di kantor tidak mengapa untuk tidak memotong kuku beberapa minggu, sedangkan orang yang bekerja di lingkungan yang kotor disarankan untuk sering memotong kuku, hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihannya.

Manfaat Menjaga 10 Fitrah
Sebuah perintah dan sebuah larangan tentu mempunyai maksud dan tujuan yang nantinya akan membawa manfaat bagi orang yang mengerjakannya. Dan hikmah dari mengerjakan 10 kebersihan adalah sebagai berikut, yang antara lain
Pertama, mencukur kumis. Mencukur kumis sangat dianjurkan dalam islam, hal ini terlihat jelas dari hadis  yang telah disebutkan diatas. Dengan mencukur kumis, kita telah menjaga sunnah-sunnah yang telah diajarkan oleh Rasulullah, dan dengan melestarikan sunnahnya kita akan mendapat pahala.
Kedua, membersihkan jenggot. Islam sangat menghargai kebersihan dan kerapian seseorang, tak hanya pakaian, melainkan juga tubuh, dan salah satunya adalah dengan membersihkan jenggot. Sunnah yang terkait jenggot tidak semata hanya memanjangkannya saja, tapi juga membersihkan karena dalam jenggot banyak kotoran dan debu yang menempel, sehingga kotoran tersebut bisa hilang jika sering dibersihkan.
Ketiga, bersiwak. Di dalam siwak terkandung zat empedu, zat ini berfungsi untuk menahan pembusukan dan membersihkan gigi. Siwak mengandung garam sulfate, silicon, zat empedu, zat florait, bicarbonate sodium, kalsium, minyak, galakiur, ammoniac, cigarette, asam alkalin, dll. Menurut Ibnu Qoyim Al Jauziyah tumbuhan terbaik yang dapat digunakan untuk bersiwak adalah kayu araak dan sejenisnya. Dengan bersiwak gigi semakin kuat melancarkan lidah, mengharumkan nafas, memperlancar pembicaraan, membantu pencernaan, dll.
Keempat, menghirup air lewat lubang hidung. Hidung merupakan salah satu alat pernafasan manusia, dan dalam hidung terjadi proses penyaringan udara yang akan masuk ke dalam tubuh,sehingga semua kotoran akan tertinggal dan menempel di bulu-bulu hidung. Dengan menghirup air lewat hidung dan mengeluarkannya, maka kotoran yang ada dalam hidung akan keuar, kebersihan hidung terjaga dan hidung dapat berfungsi lebih baik.
Kelima, memotong kuku. Tak sedikit orang yang menyepelekan kebersihan kuku, padahal dalam kuku yang tidak bersih terdapat ribuan kuman penyakit yang dapat masuk ke dalam tubuh. Dengan membersihkan kuku, kita dapat mencegah masuknya kuman ke dalam tubuh yang masuk dengan makanan.
Keenam, membasuh ruas-ruas jari. Diruas jari terdapat kotoran yang berupa daki. Dengan menyela jari tangan, maka akan melunturkan daki dan juga kulit yang telah mati sehingga kebersihan tangan dapat terjaga.
Ketujuh, mencabut bulu ketiak. Hikmah dari mencukur bulu ketiak adalah kotoran yang ada diketiak, yang biasanya menempel dirambut ketiak akan mudah dihilangkan, ketiak tidak mudah bau dan ketiak tidak mudah berkeringat.
Kedelapan, mencukur 'Anah (bulu kemaluan). Rambut kemaluan harus dicukur dalam jangka waktu tertentu, karena jika tidak akan menyebabkan beberapa masalah, misalnya akan tumbuh jamur didaerah kemaluan. Jamur sangat suka dengan daerah yang lembab, jika rambut kemaluan panjang dan dalam membersihkannya kurang bersih, maka akan menyebabkan bau yang dapat mengganggu orang lain. Rambut kemaluan yang panjang dapat menyebabkan keputihan dan juga menjadi tempat tinggal kutu (ukurannya sangat kecil) yang menyebabkan rasa gatal. Selain itu, dengan mencukur rambut kemaluan, seorang pasutri akan merasakan kenikmatan yang lebih dalam berhubungan badan.
Kesembilan, menggunakan air (untuk istinja). Beristinja dapat melindungi manusia daric acing acsioris (cacing kremi), yaitu cacing yang berukuran sangat kecil dan keluar dengan tinja. Cacing ini dapat hidup disekitar dubur manusia, dan dapat bertelur diluar tubuh, kemudia telur-telur tersebut dapat berpindah  ke tangan dan menyerang orang-orang sehat yang ada disekitar pada saat makan.
Beristinja dengan air juga dapat melindungi manusia dari beberapa penyakit berbahaya seperti typus dan kolera. Pada tahun 1963, salah satu kota di Inggris diserang oleh wabah typus secara berurutan dan menimbulkan kepanikan terhadap meningkatnya penyerangan wabah ini. Kemudian muncul himbauan dari kedokteran untuk beristinja dengan menggunakan air dan tidak diperbolehkan untuk menggunakan tissue di WC. Cara ini dianggap cara yang paling efektif dan dalam beberapa waktu wabah tersebut dapat teratasi.
Kesepuluh, berkumur. Mulut adalah salah satu daerah yang penting, karena dalam berkomunikasi dengan orang lain manusia menggunakan mulut. Dan jika tidak dapat merawatnya dengan baik, maka akan menyebabkan bau mulut. Dengan sering berkumur, maka bau mulut sedikit demi sedikit dapat dikurangi.
Kesebelas, berkhitan. Dengan khitan organ kemaluan seorang laki-laki akan lebih terjaga karena kotoran yang terdapat dalam lipatan (biasanya disebut dengan smegma) akan lebih mudah dibersihkan dan kuman-kuman yang terdapat dalam lipatan tersebut dapat dengan mudah hilang dan tidak menyebabkan bau.

Referensi :
Ibrahim Muhammad Al-Jamal. 1999. Fikih Muslimah : Ibadat – Mu’amalat. Pustaka Amani : Jakarta.
Khalid Al-Husainan. 2005. Lebih dari 1000 Amalan Sunnah Dalam Sehari/Semalam. Jakarta : Pustaka Azzam.
M. Nashirudin Al-Albani. 2005. Ringkasan Shahih Bukhari. Jakarta : Gema Insani Press
M. Nashirudin Al-Albani. 2005. Ringkasan Shahih Muslim. Jakarta : Gema Insani Press
Muhammad Shalih Ali Abdillah Ishaq. 2006. Bersujud dikeheningan Malam. Yogyakarta : Mitra Pustaka

Syekh Hilmi al-Khully. 2007. Sholat itu Sungguh Menakjubkan ! Menyingkap Rahasia Sehat dan Bugar di Balik Gerakan Shalat. Mirqat Publishing : Jakarta.
http://cdn.metrotvnews.com/dynamic/content/2014/12/16/332791/gKbU0RZMTj.jpg?w=668