Perjuangan Mbah Lasinah

Mbah Lasinah merupakan salah satu nenek perkasa di Desa Dawung, Kediri-Jawa Timur, yang setiap hari menjual kelapa dengan menuntun sepeda tuanya ke pasar cangkring

Games & Pictures Resource Pack

Kali ini saya akan share soal dan games dari kang guru, jika berminat klik saja disini . . . . .

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 12 Oktober 2014

Game Potong Tempel = Sayur-Sayuran (Versi Indo + English)




Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Vegetables/Sayur-Sayuran. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 












NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik

Game Potong Tempel = Kendaraan (Versi Indo + English)


Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Transportation/Kendaraan. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 














NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik

Game Potong Tempel = Buah-Buahan (Versi Indo + English)


Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Fruits/Buah-Buahan. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 









NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik

Game Potong Tempel = Alat Sekolah (Versi Indo + English)


Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul School Equipment/Alat Sekolah. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 










NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik

Game Potong Tempel = Makanan N Minuman (Versi Indo + English)


Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Food N Drink/Makanan Dan Minuman. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 











NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik

Kamis, 09 Oktober 2014

Game Potong Tempel = Pekerjaan (Versi Indo + English)


Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Job/Pekerjaan. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 










NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik



Game Potong Tempel = Keluarga (Versi Indo + English)


Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Family/Keluarga. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 











NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik


Game Potong Tempel = Pakaian (Versi Indo + English)


Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Clothes/Pakaian. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 










NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik

Rabu, 08 Oktober 2014

Game Potong Tempel = Hewan (Versi Indo + English)

Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Animal/Hewan. silahkan download aja dibawah ini . . . . . 


 NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik

Game Potong Tempel = Kegiatan (Versi Indo + English)

Hemmmm, Gimana kabare temen-temen yang lagi ngajar di PAUD or TK, kali ini ane mau bagi materi tentang Potong Tempel dan ada juga dalam versi bahasa inggrisnya dengan judul Activity/Kegiatan. silahkan download aja dibawah ini . . . . .





NB : Gambar yang ada dalam materi ini diakses beberapa tahun yang lalu dan alamat sumber gambar sudah hilang, jadi jika ada yang gambarnya saya gunakan dalam materi ini mohon untuk diikhlaskan (bukan niat hati untuk plagiasi) semoga Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik

Hadis Sholat Dhuha


Rakaat Sholat Dhuha

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ابْنِ الْحَارِثِ بْنِ نَوْفَلٍ قَالَ سَأَلْتُ وَحَرَصْتُ عَلَى أَنْ أَجِدَ أَحَدًا مِنْ النَّاسِ يُخْبِرُنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبَّحَ سُبْحَةَ الضُّحَى فَلَمْ أَجِدْ أَحَدًا يُحَدِّثُنِي ذَلِكَ غَيْرَ أَنَّ أُمَّ هَانِئٍ بِنْتَ أَبِي طَالِبٍ أَخْبَرَتْنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى بَعْدَ مَا ارْتَفَعَ النَّهَارُ يَوْمَ الْفَتْحِ فَأُتِيَ بِثَوْبٍ فَسُتِرَ عَلَيْهِ فَاغْتَسَلَ ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ لَا أَدْرِي أَقِيَامُهُ فِيهَا أَطْوَلُ أَمْ رُكُوعُهُ أَمْ سُجُودُهُ كُلُّ ذَلِكَ مِنْهُ مُتَقَارِبٌ قَالَتْ فَلَمْ أَرَهُ سَبَّحَهَا قَبْلُ وَلَا بَعْدُ.
Dari Abdullah bin Harits bin Naufal, dia berkata, "Aku bertanya-tanya dan ingin menemukan seseorang yang memberitahuku bahwa Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat sunah dhuha, namun aku tidak menemukan orang yang memberitahuku tentang hal itu, hanya saja Ummu Hani binti Abu Thalib memberitahuku bahwa Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam datang pada hari pembebasan Makkah ketika matahari agak tinggi sedikit, lalu beliau dibawakan pakaian. Kemudian dipakainya, dan beliau mandi, lalu berdiri melakukan shalat delapan rakaat. Aku tidak tahu apakah berdirinya yang lebih lama ataukah ruku'nya ataukah sujudnya. Semua itu hampir sama." Kata Umu Hani. "Aku tidak melihat beliau melakukan shalat dhuha sebelum dan sesudah itu." (HR. Muslim)
عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ
Dari Aisyah radhiyallohu ‘anhu, dia berkata, "Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam biasanya melakukan shalat dhuha empat rakaat, lalu beliau menambahnya menurut, kehendak-Nya." (HR. Muslim)

Wasiat Melaksanakan Sholat dhuha

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَوْصَانِي خَلِيلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَلَاثٍ بِصِيَامِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْ الضُّحَى وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَرْقُدَ
Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu, dia berkata, "Kekasihku, Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam berpesan tiga hal kepadaku; Puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dua rakaat, dan agar aku melakukan shalat witir sebelum tidur."' (HR. Muslim)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لَا أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَصَلَاةِ الضُّحَى وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ
Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata: "Kekasihku (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) telah berwasiat kepadaku dengan tiga perkara yang tidak akan pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal dunia, yaitu shaum tiga hari pada setiap bulan, shalat dhuha dan tidur dengan shalat witir terlebih dahulu".(HR. Bukhari)

Waktu Melaksanakan Sholat Dhuha

عَنْ الْقَاسِمِ الشَّيْبَانِيِّ أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى قَوْمًا يُصَلُّونَ مِنْ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلَاةَ فِي غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ
Dari Al Qasim Asy-Syaibani, bahwasanya Zaid bin Arqam radhiyallohu ‘anhu pernah melihat orang-orang yang melakukan shalat pada saat dhuha (pagi). Lalu dia berkata, "Mengapa mereka tidak tahu bahwa shalat sunah di lain waktu ini lebih utama? Sesungguhnya Rasuiullah shallallohu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, 'Shalat awwabin (orang-orang yang bertaubat) adalah ketika panas terik'', (HR. Muslim)

Pahala Sholat Dhuha

عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى
Dari Abu Dzarr radhiyallohu ‘anhu, dari Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Di setiap ruas-ruas persendian seseorang ada kapasitas untuk bersedekah. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah namun dua rakaat shalat dhuha yang dilakukan oleh seseorang menyamai semua itu. (HR. Muslim)

عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ ابْنِ آدَمَ صَدَقَةٌ تَسْلِيمُهُ عَلَى مَنْ لَقِيَ صَدَقَةٌ وَأَمْرُهُ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيُهُ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَإِمَاطَتُهُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ وَبُضْعَةُ أَهْلِهِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ كُلِّهِ رَكْعَتَانِ مِنْ الضُّحَى قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَحَدُنَا يَقْضِي شَهْوَتَهُ وَتَكُونُ لَهُ صَدَقَةٌ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ وَضَعَهَا فِي غَيْرِ حِلِّهَا أَلَمْ يَكُنْ يَأْثَمُ
Dari Abu Dzar radhiyallohu ‘anhu, dari Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Hendaklah masing-masing kamu setiap pagi bersedekah untuk setiap ruas tulangnya. Salamnya kepada siapa yang dijumpainya adalah sedekah, amar ma'rufnya adalah sedekah. Larangannya terhadap yang mungkar adalah sedekah. Menyingkirkan duri di jalan adalah sedekah dan mengumpuli istrinya juga sedekah. Sebagai ganti dari semuanya itu, cukuplah dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha. " Tambahan lain,... mereka berkata, "Wahai Rasulullah! Seseorang dari kami memenuhi tuntutan syahwatnya dapat menjadi sedekah?" Beliau bersabda, "Bagaimana pendapatmu, kalau dia meletakkan syahwatnya itu bukan pada tempatnya, apakah dia tidak berdosa?" (HR. Muslim)

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ مُتَطَهِّرًا إِلَى صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْحَاجِّ الْمُحْرِمِ وَمَنْ خَرَجَ إِلَى تَسْبِيحِ الضُّحَى لَا يَنْصِبُهُ إِلَّا إِيَّاهُ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْمُعْتَمِرِ وَصَلَاةٌ عَلَى أَثَرِ صَلَاةٍ لَا لَغْوَ بَيْنَهُمَا كِتَابٌ فِي عِلِّيِّينَ
Dari Abu Umamah, bahwasanya Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk megerjakan shalat wajib di (masjid), maka pahalanya seperti pahala orang berhaji. Barangsiapa yang keluar untuk mengerjakan shalat sunah dhuha, dan dia tidak berupaya, kecuali untuk menunaikannya, maka pahalanya seperti pahala orang yang berumrah. Suatu shalat ke shalat lainnya, di mana antara keduanya tidak diselingi dengan perkataan sia-sia, maka pahalanya tercatat di surga 'Illiyyiin. " (HR. Abu Daud, Hasan)

عَنْ نُعَيْمِ بْنِ هَمَّارٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لَا تُعْجِزْنِي مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِي أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ
Dari Nuaim bin Hammar, dia berkata, 'Saya pernah mendengar Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Azza wa Jalla berfirman, "Hai anak Adam! Janganlah engkau meninggalkan Aku (karena tidak mengerjakan) empat rakaat pada permulaan siang (shalat dhuha), nanti aku akan mencukupi kebutuhanmu pada sore harinya.''"(HR. Abu Daud, Shahih)

Rabu, 24 September 2014

Orang-Orang Yang Dilaknat

1.    Orang Yang Menguasai Budak Tanpa Izin Pemiliknya
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَوَلَّى قَوْمًا بِغَيْرِ إِذْنِ مَوَالِيهِ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لَا يُقْبَلُ مِنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَدْلٌ وَلَا صَرْفٌ
Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu, dari Nabi shallallohu ‘ alaihi wa sallam, bersabda, "Barang siapa menguasai budak tanpa izin tuannya, maka dia mendapat laknat Allah, laknat para malaikat, dan laknat semua manusia, serta pada hari kiamat tidak diterima amalan wajib dan amalan sunahnya." (HR. Muslim)

2.    Mengakui Orang Lain Yang Bukan Bapaknya Sebagai Bapaknya
عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ خَطَبَنَا عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ فَقَالَ مَنْ زَعَمَ أَنَّ عِنْدَنَا شَيْئًا نَقْرَؤُهُ إِلَّا كِتَابَ اللَّهِ وَهَذِهِ الصَّحِيفَةَ قَالَ وَصَحِيفَةٌ مُعَلَّقَةٌ فِي قِرَابِ سَيْفِهِ فَقَدْ كَذَبَ فِيهَا أَسْنَانُ الْإِبِلِ وَأَشْيَاءُ مِنْ الْجِرَاحَاتِ وَفِيهَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةُ حَرَمٌ مَا بَيْنَ عَيْرٍ إِلَى ثَوْرٍ فَمَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا أَوْ آوَى مُحْدِثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَرْفًا وَلَا عَدْلًا وَذِمَّةُ الْمُسْلِمِينَ وَاحِدَةٌ يَسْعَى بِهَا أَدْنَاهُمْ وَمَنْ ادَّعَى إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ أَوْ انْتَمَى إِلَى غَيْرِ مَوَالِيهِ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَرْفًا وَلَا عَدْلًا
Dari Ibrahim At-Taimi, dari ayahnya, dia berkata, "Ali bin Abu Thalib radhiyallohu ‘anhu pernah berkhutbah di hadapan kami, lalu dia berkata, 'Barang siapa yang mengatakan bahwa kami memiliki sesuatu yang kami baca selain kitab Allah dan lembaran ini (kata ayah Ibrahim, lembaran yang digantungkan di sarung pedangnya), maka sungguh dia pendusta," Di dalamnya juga tertulis unta dan hewan-hewan sembelihan lain (sebagai diyat). Juga tertulis bahwa Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai Madinah, "Madinah adalah tanah haram antara wilayah 'Ir hingga Tsaur. Jadi barang siapa berbuat pelanggaran di Madinah atau melindungi orang yang berbuat pelanggaran, maka dia mendapat kutukan Allah, kutukan para malaikat dan semua manusia serta Allah tidak menerima tebusan orang tersebut kelak pada hari kiamat. Jaminan perlindungan umat Islam itu hanya satu, mereka yang lebih dekat (kepada Allah dan Rasul-Nya) berupaya untuk mendapatkan jaminan perlindungan tersebut. Barang siapa mengakui orang lain yang bukan bapaknya sebagai bapaknya, maka dia mendapat laknat Allah, laknat para malaikat dan laknat semua umat manusia, serta Allah tidak menerima tebusan orang tersebut kelak pada hari kiamat." (HR. Muslim)

3.    Laknat Bagi Orang Yang Memakan Riba Dan Orang Yang Mewakilkannya
عَنْ جَابِرٍ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ
Dari Jabir radhiyallohu ‘anhu, dia berkata, "Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam melaknat orang yang memakan hasil riba, orang yang mewakilkannya, penulisnya, dan kedua orang saksinya. Setelah itu Rasulullah juga bersabda, 'Mereka semua sama" (HR. Muslim)

4.    Berbuat Bid’ah
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ مَا كَتَبْنَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا الْقُرْآنَ وَمَا فِي هَذِهِ الصَّحِيفَةِ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةُ حَرَامٌ مَا بَيْنَ عَائِرٍ إِلَى كَذَا فَمَنْ أَحْدَثَ حَدَثًا أَوْ آوَى مُحْدِثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لَا يُقْبَلُ مِنْهُ عَدْلٌ وَلَا صَرْفٌ وَذِمَّةُ الْمُسْلِمِينَ وَاحِدَةٌ يَسْعَى بِهَا أَدْنَاهُمْ فَمَنْ أَخْفَرَ مُسْلِمًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لَا يُقْبَلُ مِنْهُ صَرْفٌ وَلَا عَدْلٌ وَمَنْ وَالَى قَوْمًا بِغَيْرِ إِذْنِ مَوَالِيهِ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لَا يُقْبَلُ مِنْهُ صَرْفٌ وَلَا عَدْلٌ قَالَ أَبُو مُوسَى حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا لَمْ تَجْتَبُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا فَقِيلَ لَهُ وَكَيْفَ تَرَى ذَلِكَ كَائِنًا يَا أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ إِي وَالَّذِي نَفْسُ أَبِي هُرَيْرَةَ بِيَدِهِ عَنْ قَوْلِ الصَّادِقِ الْمَصْدُوقِ قَالُوا عَمَّ ذَاكَ قَالَ تُنْتَهَكُ ذِمَّةُ اللَّهِ وَذِمَّةُ رَسُولِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَشُدُّ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ قُلُوبَ أَهْلِ الذِّمَّةِ فَيَمْنَعُونَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ
Telah bercerita kepada kami Muhammad bin Katsir telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari Al A'masy dari Ibrahim at-Taymiy dari bapaknya dari 'Ali radliallahu 'anhu berkata; "Tidak ada yang kami tulis dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kecuali Al Qur'an dan apa yang ada pada ash-shahifah (lembaran-lembaran hadits) ini", dimana Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Madinah adalah tanah suci yang wilayahnya antara gunung ini hingga wilayah anu. Maka barangsiapa yang berbuat kemungkaran (bid'ah) yang dilarang agama didalamnya atau membantu orang berbuat bid'ah maka orang itu akan mendapat laknat dari Allah, para malaikat dan seluruh manusia, dan tidak akan diterima darinya amalan 'ibadah wajib dan sunnahnya" (atau taubat dan tebusannya). Dan perlindungan Kaum Muslimin adalah sama, maksudnya orang yang paling rendahpun bisa menggunakan hak perlindungannya. Maka barangsiapa melanggar ikatan perjanjian seorang muslim maka orang itu akan mendapat laknat dari Allah, para malaikat dan seluruh manusia dan tidak akan diterima darinya amalan 'ibadah wajib dan sunnahnya". Dan siapapun budak yang berwala' bukan kepada majikannya, maka ia mendapat laknat dari Allah, para malaikat dan seluruh manusia dan tidak akan diterima darinya amalan 'ibadah wajib dan sunnahnya". Berkata Abu Musa telah bercerita kepada kami Hasyim bin Al Qasim telah bercerita kepada kami Ishaq bin Sa'id dari bapaknya dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; "Bagaimana yang kalian lakukan jika kalian tidak bisa lagi mengambil dinar dan juga dirham (jizyah)?". Ditanyakan kepadanya; "Bagaimana kamu melihatnya hal itu dapat terjadi, wahai Abu Hurairah?". Dia menjawab; "Bagiku, demi Dzat yang jiwa Abu Hurairah berada di tangan-Nya, aku mengambilnya seorang yang jujur (muhammad) dan berita yang dibawanya adalah benar. Mereka tanyakan "Apakah itu?". Dia berkata; "Itu karena perjanjian Allah dan Rasul-Nya telah dilanggar, sehingga Allah mengeraskan hati-hati orang ahlu dzimmah lalu mereka enggan mengeluarkan harta yang ada ditangan mereka". (HR. Bukhari)

5.    Orang Yang Buang Air Sembarangan
عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اتَّقُوا اللَّاعِنَيْنِ قَالُوا وَمَا اللَّاعِنَانِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الَّذِي يَتَخَلَّى فِي طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ ظِلِّهِمْ
Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Peliharalah dirimu dari dua golongan yang mendapat laknat! " Mereka (Para sahabat) bertanya, "Siapakah dua golongan yang mendapat laknat itu wahai Rasulullah? "Beliau shallallohu ‘alaihi wa sallam menjawab, "Yaitu orang yang suka buang air kecil di jalanan atau di tempat yang dipakai manusia untuk berteduh. " (HR. Abu Daud, Shahih menurut Al-Albani)
عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّقُوا الْمَلَاعِنَ الثَّلَاثَةَ الْبَرَازَ فِي الْمَوَارِدِ وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ وَالظِّلِّ
Dari Mu'adz bin Jabal radhiyallohu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Peliharalah dirimu terhadap tiga macam tempat buang air yang dilaknat, yaitu: Buang air besar di sumber-sumber air, di tengah jalan dan di tempat orang bernaung atau berteduh. " (HR. Abu Daud, Hasan menurut Al-Albani)

6.    Orang Yang Menjadikan Kuburan Nabi Sebagai Masjid
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan laknat kepada orang-orang Yahudi (karena) mereka menjadikan kubur nabi-nabi mereka sebagai masjid. " (HR. Abu Daud, Shahih menurut Al-Albani)
7.    Orang Yang Berbuat Jahat Dan Melindungi Penjahat
عَنْ قَيْسِ بْنِ عُبَادٍ قَالَ انْطَلَقْتُ أَنَا وَالْأَشْتَرُ إِلَى عَلِيٍّ عَلَيْهِ السَّلَام فَقُلْنَا هَلْ عَهِدَ إِلَيْكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْئًا لَمْ يَعْهَدْهُ إِلَى النَّاسِ عَامَّةً قَالَ لَا إِلَّا مَا فِي كِتَابِي هَذَا قَالَ مُسَدَّدٌ قَالَ فَأَخْرَجَ كِتَابًا وَقَالَ أَحْمَدُ كِتَابًا مِنْ قِرَابِ سَيْفِهِ فَإِذَا فِيهِ الْمُؤْمِنُونَ تَكَافَأُ دِمَاؤُهُمْ وَهُمْ يَدٌ عَلَى مَنْ سِوَاهُمْ وَيَسْعَى بِذِمَّتِهِمْ أَدْنَاهُمْ أَلَا لَا يُقْتَلُ مُؤْمِنٌ بِكَافِرٍ وَلَا ذُو عَهْدٍ فِي عَهْدِهِ مَنْ أَحْدَثَ حَدَثًا فَعَلَى نَفْسِهِ وَمَنْ أَحْدَثَ حَدَثًا أَوْ آوَى مُحْدِثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
Dari Qais bin Ubbad, ia berkata, "Aku dan Asytar berangkat menemui Ali radhiyallohu ‘anhu dan kami berkata, 'Apakah Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam telah mewasiatkan atas dirimu dengan sesuatu yang tidak diwasiatkannya kepada manusia secara umum?' Ia menjawab, 'Tidak, kecuali yang terdapat pada tulisanku ini." -di dalam lafazh lain- Perawi berkata, "Kemudian ia mengeluarkan sebuah tulisan." Pada lafazh lain disebutkan, "Tulisan pada kulit sarung pedangnya." Dan ternyata disana bertuliskan, 'Orang-orang mukmin, darah mereka terpelihara, saling membantu diantara mereka dan berusaha melindungi yang lemah diantara mereka. Ketahuilah bahwa seorang mukmin tidak dibunuh karena (membunuh) orang kafir dan tidak pula seorang yang memiliki perjanjian di dalam perjanjiannya. Barangsiapa yang berbuat kejahatan maka dosanya atas dirinya dan barangsiapa berbuat kejahatan atau melindungi seorang yang berbuat jahat, maka baginya laknat Allah dan para malaikat serta seluruh manusia'. (HR. Abu Daud, Shahih menurut Al-Albani)

8.    Orang Yang Menghalangi Qishash
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَتَلَ فِي عِمِّيَّا أَوْ رِمِّيًّا يَكُونُ بَيْنَهُمْ بِحَجَرٍ أَوْ بِسَوْطٍ فَعَقْلُهُ عَقْلُ خَطَإٍ وَمَنْ قَتَلَ عَمْدًا فَقَوَدُ يَدَيْهِ فَمَنْ حَالَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
Dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang membunuh dalam keadaan membabi buta (kesalahan), ketika terjadi saling lempar-melempar batu di antara mereka, atau dengan cambuk atau karena pemukulan dengan tongkat, maka diyatnya adalah diyat pembunuhan yang salah (tidak sengaja). Barangsiapa yang membunuh secara sengaja, maka perkara itu adalah qishash. Dan, barangsiapa yang menghalang-halangi qishash tersebut maka baginya laknat Allah dan para malaikat-Nya serta seluruh manusia." (HR. Abu Daud, Shahih menurut Al-Albani)

9.    Laki-Laki Yang Menyerupai Perempuan Dan Sebaliknya
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنْ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَلَعَنَ الْمُتَشَبِّهَاتِ مِنْ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ
Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi shallallohu ‘alaihi`wa sallam melaknat para lelaki yang menyerupai perempuan, dan melaknat para perempuan yang menyerupai lelaki. (HR. Ibnu Majjah, Shahih menurut Al-Albani)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنْ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنْ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ تَابَعَهُ عَمْرٌو أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar telah menceritakan kepada kami Ghundar telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Qatadah dari Ikrimah dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma dia berkata; "Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang meyerupai laki-laki. (HR. Bukhari)
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ الْمُخَنَّثِينَ مِنْ الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلَاتِ مِنْ النِّسَاءِ وَقَالَ أَخْرِجُوهُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ وَأَخْرِجُوا فُلَانًا وَفُلَانًا يَعْنِي الْمُخَنَّثِينَ
Dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi shallallohu ‘alaihi`wa sallam melaknat lelaki yang bertingkah seperti banci dan perempuan yang menyerupai laki-laki. Beliau bersabda, "Usirlah mereka dari rumah-rumah kalian. Usirlah si fulan dan fulan." Yakni para banci. (HR. Abu Daud, Shahih menurut AL-Albani ) 
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنْ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَلَعَنَ الْمُتَشَبِّهَاتِ مِنْ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ
Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi shallallohu ‘alaihi`wa sallam melaknat para lelaki yang menyerupai perempuan, dan melaknat para perempuan yang menyerupai lelaki. (HR. Ibnu Majjah, Shahih menurut Al-Albani)

10.    Lelaki Yang Memakai Pakaian Wanita Dan Sebaliknya
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّجُلَ يَلْبَسُ لِبْسَةَ الْمَرْأَةِ وَالْمَرْأَةَ تَلْبَسُ لِبْسَةَ الرَّجُلِ
Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah shallallohu ‘alaihi`wa sallam melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki. (HR. Abu Daud, Shahih menurut Al-Albani)