Sejak beberapa
tahun yang lalu, pemerintah mulai memperhatikan kesejahteraan guru. Hal ini
dibuktikan dengan membuat program sertifikasi guru yang berguna untuk menyaring
guru-guru dengan berbagai kriteria dan persyaratan tertentu, yang nantinya yang
lolos ujian akan mendapatkan beberapa keistimewaan yang berupa sejumlah gaji
sebagai tanda bahwa seorang guru memiliki kualitas dan nilai lebih sebagai
seorang guru.
Sertifikasi
mempunyai dua tujuan, yaitu Pertama, untuk menyaring guru-guru yang
berkualitas. Guru merupakan ujung tombak dalam pembangunan bangsa Indonesia,
guru-lah yang secara tidak langsung menentukan masa depan bangsa ini, karena
dari tangan mereka akan lahir generasi bangsa yang nantinya menjadi penentu
maju tidaknya negara ini. Oleh karena itu, agar negara ini semakin maju, maka
haruslah dipilih orang yang mempunyai kualitas dan nilai lebih. Dengan adanya
penyaringan guru-guru yang berprestasi diharapkan, guru yang berkualitas akan
lebih bersemangat dalam melaksanakan tugasnya, sehingga lahirlah generasi
bangsa yang bermutu dan dapat bersaing dalam era globalisasi.
Kedua, untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Tidak bisa dielakkan lagi
bahwa selama puluhan tahun gaji guru sangat sedikit dan bahkan kurang untuk
dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sekarang pun guru yang statusnya belum
menjadi pegawai negeri atau belum lolos sertifikasi gajinya sangat kecil, gaji
seorang guru SD/MI hanya berkisar 200-300 ribu rupiah, bahkan ada yang hanya
150 ribu. Jumlah ini sangat sedikit, bahkan habis hanya untuk beli bensin. Jika
demikian halnya, tidak mungkin seorang guru akan bersemangat dalam bekerja
karena dengan gaji sekecil itu mereka dituntut untuk bekerja setiap hari dan
mempunyai tanggung jawab yang besar, sehingga tidak mungkin mereka akan dapat
bekerja dengan maksimal. Dan untuk mengatasi keadaan ini, maka pemerintah
melaksanakan program sertifikasi guna menyaring guru-guru yang mempunyai
kualitas yang lebih.
Ketiga, untuk meningkatkan kualitas guru. Idealnya seorang guru tidak
hanya sekedar mangajar muridnya, melainkan juga belajar untuk terus
meningkatkan kualitasnya sendiri. Dengan adanya sertifikasi, para guru
diharapkan semakin semangat dalam meningkatkan kualitasnya dalam hal belajar
mengajar. Peningkatan ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan
mengikuti seminar, pelatihan, membeli buku-buku, belajar komputer dan lain
sebagainya. Cara semacam ini dapat meningkatkan kualitas seorang guru.
Terlepas dari
tujuan itu semua, ternyata apa yang dicanangkan pemerintah tidak sepenuhnya
seperti yang diharapkan, karena yang penulis temui, masih ada bahkan banyak
sekali guru (tentunya tidak semua guru) yang sudah lolos sertifikasi, namun tak
kunjung berusaha untuk terus mengasah kemampuannya. Ketika dana sertifikasi
cair, dana tersebut habis hanya untuk keperluan konsumtif dan sepertinya tidak
ada usaha untuk menyisihkan guna keperluan pendidikan. Kesimpulan ini penulis
ambil karena guru-guru yang lolos sertifikasi selama bertahun-tahun , namun banyak
yang jarang mengikuti seminar, komputer tetap tidak bisa atau kemampuannya
jalan ditempat, dunia internet pun tidak menguasai, tidak atau belum mempunyai
koleksi buku guna menunjang kegiatan pembelajaran, bahkan sepanjang yang
penulis temui banyak guru yang hanya mengandalkan LKS (Modul Pembelajaran,
Bahan ajar dll) tanpa adanya buku-buku paket. Jika melihat seperti ini, maka
dapat dipastikan bahwa mereka belum ada peningkatan kualitas diri.
Sebenarnya jika
mau ditelisik lebih dalam lagi, permasalahan guru bukanlah pada seberapa besar
gajinya, namun cenderung kepada mental dalam bekerja, jika memang mempunyai
mental tanggung jawab bekerja tentu akan bekerja dengan sungguh-sungguh,
walaupun gajinya kurang dari yang diharapkan. Dan jika memang mental bekerjanya
bobrok, dapat dipastikan berapapun gajinya, maka dia akan tetap seperti itu dan
tidak akan berusaha untuk memperbaiki dirinya.
Sumber Gambar
http://www.detydiana.com/wp-content/uploads/2012/08/534F48E2-748D-4E33-A76E-14D78E01FF1D.jpg
No comments:
Post a Comment
Bagi para pengunjung web ini, diharapkan untuk memberikan komentar, kritik atau saran demi semakin baiknya kualitas web yang dikelola admin. Jika ada yang berniat untuk mengkopi artikel harap menuliskan sumbernya, berupa URL artikel yang dicopy. Jika ada yang ingin artikelnya ditampilkan di web ini harap mengirimkan ke orangelifes@gmail.com.