Di hadapan orang yang kau sukai, musim
dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih indah sedikit
Di hadapan orang yang kau cintai, jantungmu
tiba-tiba berdebar lebih cepat
Di hadapan orang yang kau sukai, kau hanya
merasa senang dan gembira saja
Apabila engkau melihat kepada mata orang
yang kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang
yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja
Di hadapan orang yang kau cintai kata-kata
yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Di hadapan orang yang kau sukai, kata-kata
hanya keluar dari pikiran saja
Jika orang yang kau cintai menangis, engkau
pun akan ikut menangis di sisinya
Jika orang yang kau sukai menangis, engkau
hanya menghibur saja
Perasaan cinta itu dimulai dari mata,
sedangkan rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai
seseorang, cukup dengan menutup telinga
Tapi apabila kau mencoba menutup mata hatimu
dari orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan
terus tinggal di hatimu dalam jarak waktu yang cukup lama
Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta…ada perasaan
yang lebih mendalam
Yaitu rasa sayang…rasa yang tidak hilang secepat
rasa cinta, rasa yang tidak mudah berubah
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban
untuk orang yang kamu sayangi
mau menderita demi kebahagiaan orang yang
kamu sayangi
Cinta ingin memiliki, tetapi sayang hanya
ingin melihat orang yang disayanginya bahagia…
Walaupun harus kehilangan
Referensi
Abu Umar Basyir.
Sutra Asmara. Solo: Rumah
Dzikir. 2006
http://images4.alphacoders.com/241/241566.jpg

No comments:
Post a Comment
Bagi para pengunjung web ini, diharapkan untuk memberikan komentar, kritik atau saran demi semakin baiknya kualitas web yang dikelola admin. Jika ada yang berniat untuk mengkopi artikel harap menuliskan sumbernya, berupa URL artikel yang dicopy. Jika ada yang ingin artikelnya ditampilkan di web ini harap mengirimkan ke orangelifes@gmail.com.