Beberapa tahun
ini, fenomena wanita berhijab menjadi sebuah hal yang biasa dan tidak dianggap
sebagai sebuah hal yang kuno. Banyak wanita yang berbondong-bondong memakai
hijab untuk menutup aurat. Namun sangat disayangkan, hijab yang mereka pakai
tidak merubah adzab kesehariannya, sehingga tak sedikit wanita berhijab yang
tidak mempunyai adab, padahal dalam islam adab sangat diperhatikan. Beberapa
adab yang sering dilupakan adalah
Pertama, tidak menghormati orang yang lebih tua. Beberapa lebaran yang lalu, ketika sedang silaturahmi kerumah
tetangga. Kami bertemu dengan sanak-saudara tetangga yang sedang berkunjung,
kami pun saling berjabat tangan dengan mereka. Diteras rumah tersebut ada
beberapa remaja yang sudah baligh duduk diatas kursi. Ketika kami mendekat dan
mengajak berjabat tangan mereka justru tetap duduk ngangkang diatas kursi,
tangan kiri memainkan smartphone dan tangan kanan menjabat tangan kami tanpa
melihat siapa yang diajak berjabat tangan. Ini merupakan perbuatan yang kurang
baik, terlebih tamunya jauh lebih tua, tak selayaknya mereka berperilaku
seperti itu. Rasulullah memerintahkan kepada umatnya untuk menghormati yang
lebih tua. dari Abu Hurairah radhiyallohu’anhu, beliau shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ
لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُجِلَّ كَبِيْرَنَا فَلَيْسَ مِنَّا
“Barangsiapa
yang tidak menyayangi orang yang lebih muda di
antara kami dan tidak mengerti hak orang yang lebih tua maka
dia bukan termasuk golongan kami.” (HR.
Bukhari)
Dengan mengacuhkan
orang yang lebih tua berarti tidak menghormati yang kami, terlebih sikap
duduknya juga tidak pantas, karena mereka adalah anak perempuan yang berjilbab
dan duduk diatas kursi dengan posisi ngangkang.
Kedua, makan dan minum sambil berdiri. Dengan maraknya snack dan minuman ringan dijalanan serta di Mall,
banyak remaja memanfaatkannya sebagai ajang jelajah kuliner. Oleh karena itu,
dijalan kita akan sangat mudah menemukan remaja berjilbab yang makan dan minum
sambil berdiri, bahkan mereka makan dan minum sambil berjalan. Padahal makan
sambil berdiri saja dalam islam dilarang. Dari Abu Hurairah radhiyallohu ‘anhu bahwasanya Rasululloh shallallohu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,
لَا يَشْرَبَنَّ
أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِيَ فَلْيَسْتَقِئْ.
“Janganlah sekali-kali seseorang di antara kalian
minum sambil berdiri. Barang siapa yang lupa, hendaklah ia memuntahkannya.(HR. Muslim)
Terlebih makan
dengan menggunakan tangan kiri, yang mana makan dengan menggunakan tangan kiri
adalah kebiasaan syetan. Dari Ibnu Umar radhiyallohu ‘anhu bahwasanya Rasululloh
shallallohu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ
فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ
“Apabila
seseorang di antaramu makan, maka hendaklah ia makan dengan menggunakan tangan
kanannya; dan apabila ia minum, maka hendaklah ia minum dengan tangan kanannya,
karena sesungguhnya syetan itu makan dan minum dengan tangan kirinya.,"
(HR. Muslim)
Kami yakin,
anda sekalian juga sering melihat sekumpulan remaja berjilbab sedang berjalan
sambil makan atau minum, dan kadang memegang dengan tangan kiri, sedangkan
tangan kanannya memegang gadget. Ini potret remaja berjilbab tapi tidak
mengetahui adab.
Referensi :
Al-Albani,
Muhammad Nashiruddin, 2005. Mukhtashar Shahih Bukhari, Terjemahan : Elly
Lathifah, cetakan pertama. Jakarta : Gema Insani Press
Al-Albani,
Muhammad Nashiruddin, 2005. Mukhtashar Shahih Muslim, Terjemahan : Elly
Lathifah, cetakan pertama. Jakarta : Gema Insani Press
Al-Albani,
Muhammad Nashiruddin, 2008. Mukhtashar Shahih Bukhari. Versi chm
Al-Albani,
Muhammad Nashiruddin, 2008. Mukhtashar Shahih Muslim. Versi chm
http://res.cloudinary.com/dostuff-media/image/upload/v1445959973/event-4772800.jpg

No comments:
Post a Comment
Bagi para pengunjung web ini, diharapkan untuk memberikan komentar, kritik atau saran demi semakin baiknya kualitas web yang dikelola admin. Jika ada yang berniat untuk mengkopi artikel harap menuliskan sumbernya, berupa URL artikel yang dicopy. Jika ada yang ingin artikelnya ditampilkan di web ini harap mengirimkan ke orangelifes@gmail.com.